Friday, May 25, 2007
The Wealth Formula
Apa itu rumus Wealth Formula ? Wealth = Value x Leverage. Semakin besar value produk/jasa kita dan semakin banyak leverage yang kita terapkan pada bisnis/jasa kita, maka semakin besar pula wealth yang bisa dicapai.
Apa itu value? Mungkin istilah kasarnya adalah nilai/manfaat dari produk/jasa Anda. Semakin besar manfaat yang dirasakan/diterima customer Anda dari produk/jasa Anda, maka berarti value-nya makin besar pula.Value jugalah yang membuat orang mau mengeluarkan uangnya dan menukarkannya dengan produk/jasa Anda.
Contoh yang sederhana, misalkan handphone.Ada handphone A yang harganya puluhan juta, tapi ada juga handphone B yang harganya hanya ratusan ribu. Lantas mengapa orang-orang banyak yang memilih membeli handphone A walaupun harganya jauh berbeda dengan yang B? Karena value-nya. Handphone A lebih banyak fiturnya, lebih keren designnya, lebih canggih teknologinya, lebih tipis, lebih ringan, lebih kecil, dan kadang-kadang juga bisa membuat pemakainya lebih bergengsi. Semua value tsb yg kemudian membuat orang mau membeli handphone A.
Bagaimana dengan produk/jasa kita? Bagaimana customer kita memandang value dari produk/jasa kita? Kita harus bisa melakukan penilaian thd value yang kita tawarkan.Kalau ternyata valuenya kecil, atau biasa2 saja, ya wajar saja kalau angka penjualan juga biasa2 saja, karena memang customer tidak mau mengeluarkan uangnya lebih banyak atau bahkan sama sekali tidak mau mengeluarkan uangnya untuk membeli produk/jasa kita.
Coba pikirkan, mengapa ada perusahaan yang berani membayar seorang pembawa acara yang tarifnya mencapai puluhan juta untuk sekali tampil, sedangkan banyak tersedia pembawa acara yang jauh lebih murah?Mengapa perusahaan2 berani membayar ratusan juta bahkan miliaran untuk seorang bintang iklan?Mengapa ada mobil yang mencapai miliaran dan laku keras, padahal banyak mobil yang harganya jauh lebih murah?Mengapa orang mau menginap di hotel yang tarifnya puluhan bahkan ratusan juta permalam?
So bagaimana dengan produk/jasa Anda?Lalu apa itu leverage? Tunggu tulisan saya yang akan datang tentang leverage. Yang pasti leverage adalah sebuah kata yang telah mengantarkan banyak pengusaha menjadi milyarder dunia.
Dagg...
www.frankytanz.blogspot.com
Hypnotizing Customers
Dudes,Logic in shopping is DYING. Calculations of benefits they can get from a product is SHIFTING.Research in the US has proven that people dont only decide to purchase a product/a brand just because they THINK its the right one. and also, its not always because they THINK its a good product.
Whats MORE surprising, very oftenly now people buy products without even thinking WHY. But do they feel sorry afterwards? Not at all!They can even re-purchase.There's this one ad of MontBlanc i saw a couple of years ago, the visual is only a closeup picture of the pen's ass with the white flower logo and a short, a ridiculously short, headline that goes something like this: 'Expensive by design'. After this ad, Sales for the pen boost up. Why?!! Aah....this can only happen to high and expensive products. WRONG!
Another example: a flower and bouquet company's advertising i saw used only a simple showcase of 6 nice flower arrangement put nicely in a row side by side with a black background. The headline? It goes like this: 'Exactly how mad is she?' Sales rocket up like Apollo 13.Crazy? I say clever. Deceiving? I say HYPNOTIZING.
How can this work for my product? Very simple. I gotta go to a meeting now and will post the answer when i get back.
Cheers dude!
Damon
RED Communication Brand Development
SYSTEM = Save YourSelf Time, Energy, Money
Selain itu saya juga suka jualan , bisa memimpin, bisa manage orang dan saya bisa dan mampu membuat calon customer/klien akhirnya mau membeli produk atau jasa saya. Tetapi sejak banyak membaca buku khususnya tentang bisnis dan kisah hidup orang2 yang terjun di dunia bisnis, serta mengamati praktek2 bisnis di lapangan, ternyata saya salah besar.
Saya sampai pada kesimpulan bahwa saya tidak mungkin menjadi pengusaha sukses dan memiliki usaha yang besar jika hanya mengandalkan kemampuan saya sendiri. Saya kemudian menemukan bahwa yang membedakan suatu usaha yang sukses dengan usaha yang biasa2 saja adalah SISTEM. Yang membedakan mengapa ada orang yang kewalahan mengurusi bisnisnya padahal baru cuman 1 perusahaan, sedangkan di sisi lain , ada perusahaan2 yang dengan sangat mudah dan cepat bisa membuka lebih dari 1 bahkan ratusan dan ribuan perusahaan. Jawabannya SISTEM.
Lalu mengapa ada orang yang kerjanya mati2an dari pagi sampai malam, bahkan tidak bisa istirahat di hari libur, sedangkan di saat yang sama kita menemukan ada orang yang punya berbagai usaha tetapi bisa santai bahkan berlibur justru bukan saat hari libur. Jawabannya SISTEM.
Di dunia bisnis, kita dengan mudah menemukan bahwa banyak usaha yang sukses ternyata bukan atau tidak dimiliki oleh orang yang punya skill tinggi di bidang bisnis tersebut.Ada restoran yang sukses, ternyata yang punya malah tidak bisa masak sama sekali. Ada salon yang ramai, ternyata bosnya tidak bisa menggunting rambut orang. Ada sekolah/kursus yang sukses, ternyata yang punya malah tidak lulus sekolah. Sebagian bisnis bahkan sebenarnya tidak mempunyai produk yang terbaik, tetapi karena memiliki sistem yang baik, akhirnya bisnis tsb bisa maju bahkan menghasilkan penjualan yang jauh lebih baik daripada perusahaan yang memiliki produk lebih baik.
Kita tentunya tahu bahwa burger Mc.Donald bukanlah merupakan produk yang terbaik atau terenak, banyak burger lain yang lebih baik dan lebih enak. Tetapi McDonald berhasil menjual jutaan burger dan bisa membuka outletnya dimana2 di dunia. Kok bisa? Tentunya karena mereka punya SISTEM.
Sesungguhnya dengan punya sistem dalam menjalankan usaha, hasil kerja bisa lebih baik, lebih pasti, lebih terkontrol, sekaligus menghemat banyak waktu kita, serta usaha dan tentunya uang kita. Sistem diterapkan pada seluruh aspek operasional usaha/bisnis, diantaranya sistem sales, sistem transaksi, sistem kasir, sistem stok, sistem promosi, sistem marketing, sistem produksi, sistem akuntansi hingga ke hal2 yang detil ,seperti sistem absensi, pakaian dan penampilan, sistem menyapa customer, sistem tele marketing, sistem menjawab telepon, sistem menangani keluhan customer, dsb.
Semakin baik dan lengkap sistem yang dimiliki suatu usaha/bisnis, semakin pasti hasil yang bisa diraih. Selain itu dengan sistem, kita mengurangi ketergantungan kepada manusia, karena manusia sering menyebabkan error/kesalahan. Dengan adanya sistem, maka orang yang bekerja mengerjakan atau bekerja sesuai sistem, dan sistem tersebut yang menjalankan usaha/bisnis. Sehingga hasil yang kita inginkan jauh lebih pasti, tetapi sekaligus membuat kita jauh lebih santai, daripada harus mengerjakan segala sesuatu sendiri atau terus menerus turun tangan menangani setiap masalah yang timbul karena tidak punya sistem.
So...bagaimana dengan Anda? Apakah Anda kewalahan menangani bisnis Anda, apakah Anda harus terus menerus turun tangan menangani semua masalah? Cobalah berhenti sejenak dan ambil waktu berpikir untuk membuat suatu sistem yang saya jamin akan sangat sangat membantu meringankan beban Anda.
www.frankytanz.blogspot.com
Tuesday, May 22, 2007
Sekilas mengenai blog MMC
Bila Anda seorang pelaku bisnis atau sangat berminat dengan dunia bisnis silahkan bergabung dengan MMC.
Thanx !
MMC
Friday, May 18, 2007
Selamat Datang di Money Maker Club (MMC)
MMC bertujuan untuk menjadi sarana networking bagi para pebisnis, sekaligus menjadi tempat untuk saling berbagi pengalaman, ilmu dan informasi.
Untuk bergabung silahkan klik link di sebelah kanan.
Sementara halaman2 di web MMC ini masih kosong, silahkan kembali di kemudian hari untuk updatenya.
Thanx !
Money Maker Club (MMC)
