Pernah dengar kalimat ini ??
" Sesuatu yang tidak dihitung/terhitung, tidak akan mengalami peningkatan. " (Something that not counted will never get improvement) gitu kali ya kira2 inggrisnya :)
Kira-kira 2 tahun yang lalu saya tau kalimat itu dari buku E-Myth Revisited karya Michael Gerber. Sampai saat ini buku tsb dan idenya telah memberikan dampak besar buat usaha saya.
Sebelumnya saya paling malas kalau disuruh berhitung, tetapi setelah menyadari bahwa jika tidak dihitung, bagaimana bisa ditingkatkan?? Karena yang namanya peningkatan harus tahu posisi awal dan akhirnya berapa. Setelah terhitung barulah bisa diambil tindakan2 untuk melakukan peningkatan.
Apa saja yg dihitung?? Wah Anda pasti terkejut dan pasti malas mendengarnya. Yg dihitung ?? SEMUANYA !!
Baik Anda melakukan usaha trading maupun jasa, Anda harus hitung segala sesuatunya.
Anda harus hitung:
- berapa jumlah orang yang lalu lalang di depan toko Anda
- berapa orang yang melirik dagangan Anda
- berapa yang akhirnya berhenti dan membeli barang Anda.
- berapa sering dia beli
- berapa duit yg dihabiskan setiap kali customer itu beli
- barang apa saja yg dibeli
- sekali beli berapa banyak
- jam berapa saja terjadi transaksi
- jam berapa transaksi puncak terjadi
- hari apa yg paling ramai
- hari apa yg paling sepi
- pembeli Anda lebih banyak perempuan atau laku-laki
- untuk siapa dia beli barang itu?
- berapa banyak yang beli untuk diri sendiri?
- berapa banyak yang beli untuk kantor?
- berapa banyak yang beli untuk temannya atau pasangannya?
- berapa banyak telepon yang diterima dalam 1 hari?
- berapa banyak jumlah frekuensi transaksi Anda?
- berapa banyak barang yang harus dikirim?
- berapa banyak barang yang diambil sendiri oleh customer?
- berapa kali pertemuan atau revisi sebelum proyek anda deal/goal?
- berapa kali harus presentasi baru goal?
- customer anda ada berapa banyak?
- ada berapa customer yg big?
- berapa persen omset yg disumbang oleh customer yang big?
- dan lain-lain
- dan lain-lain
Pokoknya semuanya !!
Kedengaran seperti orang gila ya? Ngapain hitung orang yang lalu lalang di depan toko kita, gila kali :) But it works ! Saya sudah mencobanya, dan banyak manfaatnya.
Ibarat perang, Anda harus tahu sedetil2nya, semua informasi begitu penting.
Demikian juga dengan bisnis Anda, informasi sekecil apapun bisa jadi sangat berharga, jangan diremehkan!
Seringkali banyak perusahaan yang melakukan promosi habis sekian juta atau bahkan miliar tetapi tidak efektif, karena mereka tidak atau belum cukup dalam melakukan perhitungan atau pendataan.
Ada lagi perusahaan atau bisnis yang seakan2 bagian sales dan marketingnya benar2 pisah, padahal komunikasi diantara keduanya harus solid.
Apapun bisnis Anda, kalau mau maju cobalah menghitung dari sekarang. Kalau Anda bisnis cuci mobil, Anda harus tahu, 1 hari berapa mobil yg masuk, jam berapa paling rame, bisa berapa unit? Hari apa yg paling rame. Yang paling banyak nyuci mobil jenis apa? sedan atau SUV? Yang pergi nyuci banyakan supir aja, atau yg punya mobil. Kalau yang punya mobil, itu perempuan atau laki. Biasanya sendiri atau berdua atau ramai2 dengan keluarga? Terus biasanya dia cuci 1 minggu sekali, atau sebulan 1x? Wah banyak sekali deh kalau Anda mau sedikit lebih detil pasti banyak sekali informasi yang Anda bisa dapat.
Dan dengan info itu Anda bisa meningkatkan profit sekaligus mencut cost! Misal kalau Anda sudah tau ada hari2 sepi, mungkin Anda bisa mengurangi karyawan. Baru pada saat peak anda hire karyawan lepasan.
Atau pada hari2 sepi Anda kasih discount heboh misal 50% ! Saya yakin ga akan mengurangi omset pada hari ramai.
Jadi Anda serius mau meningkatkan profit Anda?? Mulai siapkan pena, kertas dan juga kalkulator. Bikin sistem perhitungan, terapkan kedisiplinan dan tentunya awasi orang yg menghitung supaya dia juga tidak memberi laporan palsu gara2 malas menghitung :)
Daggg..semoga bermanfaat !
franky
Tuesday, June 26, 2007
Can't Win ?? Set The New Rules !
Apakah saat ini Anda sedang mengalami kesulitan karena persaingan yang begitu ketat di market??
Mungkin Anda merasa mentok, karena produk Anda tidak banyak beda dengan kompetitor, harga Anda terus bersaing, sampai kadang2 Anda sampai ngeri takut tidak ada profit lagi apalagi kalau pesaing punya modal besar dan berani rugi.
Atau Anda merasa susah mengikuti inovasi2 yang terus dibuat oleh pesaing, bahkan Anda cenderung ketinggalan terus oleh pesaing.
Ya namanya persaingan tentu biasanya ketat, apalagi kalau berada di market yang gemuk atau basah.
Kalau saya liat di lapangan, banyak pengusaha yang daripada pusing dan kesulitan bersaing, mereka akhirnya menghindari persaingan itu dan membuat aturan yang baru. Set the new rules, set the new standard ! Suatu cara yg efektif untuk menghindari persaingan sekaligus untuk memenangkan market !
Saya memang bukan ahli, tapi saya lihat beberapa contoh di lapangan dan cukup sukses. Ketika air mineral booming, banyak pengusaha yang mengikuti jejak AQUA, bikin perusahaan sejenis, produk sejenis, namanya macam2 dari A sampai Z. Begitu banyaknya merk air minum mineral, sampai orang pusing dan hanya ingat yang namanya AQUA, ADES, 2Tang, Prima, VIT. Yang lain memang masih banyak, tapi kalau bukan oleh perusahaan besar, rasanya sulit memenangkan persaingan, walaupun tetap dapat bagian dari market dan cukup lumayan.
Dari kancah persaingan yang begitu ketat, muncul pemain2 baru yang daripada desak2an ikut bersaing kemudian berinovasi dan men-set aturan main yang baru. Lalu muncullah minuman yang mengandung Oksigen, minuman Hexagonal, minuman yang menjual kemasan yg bagus, botol yg bagus, dll. Walaupun saya tidak punya data, tapi saya yakin, mereka tidak lagi head to head dengan AQUA, bahkan mereka bisa menjadi raja di bidangnya sendiri.
Contoh lain, dulu saat Ericsson dan Motorola bersaing dalam soal teknologi handphone, tiba2 Nokia, sebuah perusahaan yang mungkin tidak kita kenal sebelumnya, menyalip dengan menawarkan sebuah Handphone yang lebih manusiawi, ada gamenya, casingnya bisa diganti dan layarnya lebih lebar. Alhasil, dalam waktu singkat Nokia tampil menjadi jawara, sampai terkenal istilah handphone sejuta umat. Benar2 dahsyat strategi Nokia.
Waktu berbagai Airline masih bersaing ketat menawarkan qualitas service, tempat duduk, kualitas lounge cek in, membership, dll. tiba2 AirAsia ga peduli kiri kanan, langsung menawarkan Low Cost Carrier, harga murah abiss dengan memangkas biaya makan di pesawat, online tanpa tiket dan ternyata responnya bagus sekali. Air Asia bahkan berhasil menjual tiket untuk 1 tahun kedepan hari ini. Strateginya simpel saja, menjual kursi2 kosong yang selalu ada dalam setiap kali penerbangan dgn harga miring sehingga dibicarakan orang. Saya yakin kalau Air Asia, menjual kenyamanan atau kualitas atau service, ga bakal menang deh !
Banyak lagi contoh2 yang lain, misal FruTang yang mencoba mengisi kekosongan minuman rasa jeruk dalam kemasan. Daripada saingan dengan air mineral, mendingan jual air jeruk. Tapi sekarang market FruTang lagi digerus sama Ale-Ale, produksi Wings, si Raja Peniru/Pengikut (ternyata meniru juga adalah suatu strategi yang efektif dan ampuh).
AC Sharp yang menjual AC ber-ion yang bisa membunuh flu burung ?? Jadi jual AC bukan lagi jual dingin !
LCD Samsung yang walaupun mungkin bukan the best qaulity LCD, berhasil menang dengan menjual design dan tentu strategi marketingnya yang menggoda emosi customer.
Anda tahu acara TV yg baru : MAMAMIA ?? Ini juga termasuk yg bikin standart baru, daripada bikin acara show model Indonesia Idol (misal KDI, AFI) dimana ud ga mgkn bisa menang lawan Indonesia Idol, mereka bikin MAMAMIA yang melibatkan anak perempuan dan mamanya. Dan nampaknya cukup berhasil. Masyarakat menganggapnya beda dan tidak dicompare dengan Indonesia Idol. Indonesia Idolpun pasti tidak merasa tersaingi, jadi MAMAMIA aman2 aja nampaknya.
So bagaimana dengan usaha Anda? Pusing mikirin kompetitor? Pusing perang harga melulu ? Pusing promosi melulu ? Set the New Rules !! Set the New Standard !! Bukan saja Anda bisa menghindari persaingan dengan pesaing yang jauh lebih besar, tetapi Anda sekaligus bisa jadi Raja di standard baru yang Anda buat.
So, start thinking, what is your new standard/rule ??
Daagg...
MMC
Mungkin Anda merasa mentok, karena produk Anda tidak banyak beda dengan kompetitor, harga Anda terus bersaing, sampai kadang2 Anda sampai ngeri takut tidak ada profit lagi apalagi kalau pesaing punya modal besar dan berani rugi.
Atau Anda merasa susah mengikuti inovasi2 yang terus dibuat oleh pesaing, bahkan Anda cenderung ketinggalan terus oleh pesaing.
Ya namanya persaingan tentu biasanya ketat, apalagi kalau berada di market yang gemuk atau basah.
Kalau saya liat di lapangan, banyak pengusaha yang daripada pusing dan kesulitan bersaing, mereka akhirnya menghindari persaingan itu dan membuat aturan yang baru. Set the new rules, set the new standard ! Suatu cara yg efektif untuk menghindari persaingan sekaligus untuk memenangkan market !
Saya memang bukan ahli, tapi saya lihat beberapa contoh di lapangan dan cukup sukses. Ketika air mineral booming, banyak pengusaha yang mengikuti jejak AQUA, bikin perusahaan sejenis, produk sejenis, namanya macam2 dari A sampai Z. Begitu banyaknya merk air minum mineral, sampai orang pusing dan hanya ingat yang namanya AQUA, ADES, 2Tang, Prima, VIT. Yang lain memang masih banyak, tapi kalau bukan oleh perusahaan besar, rasanya sulit memenangkan persaingan, walaupun tetap dapat bagian dari market dan cukup lumayan.
Dari kancah persaingan yang begitu ketat, muncul pemain2 baru yang daripada desak2an ikut bersaing kemudian berinovasi dan men-set aturan main yang baru. Lalu muncullah minuman yang mengandung Oksigen, minuman Hexagonal, minuman yang menjual kemasan yg bagus, botol yg bagus, dll. Walaupun saya tidak punya data, tapi saya yakin, mereka tidak lagi head to head dengan AQUA, bahkan mereka bisa menjadi raja di bidangnya sendiri.
Contoh lain, dulu saat Ericsson dan Motorola bersaing dalam soal teknologi handphone, tiba2 Nokia, sebuah perusahaan yang mungkin tidak kita kenal sebelumnya, menyalip dengan menawarkan sebuah Handphone yang lebih manusiawi, ada gamenya, casingnya bisa diganti dan layarnya lebih lebar. Alhasil, dalam waktu singkat Nokia tampil menjadi jawara, sampai terkenal istilah handphone sejuta umat. Benar2 dahsyat strategi Nokia.
Waktu berbagai Airline masih bersaing ketat menawarkan qualitas service, tempat duduk, kualitas lounge cek in, membership, dll. tiba2 AirAsia ga peduli kiri kanan, langsung menawarkan Low Cost Carrier, harga murah abiss dengan memangkas biaya makan di pesawat, online tanpa tiket dan ternyata responnya bagus sekali. Air Asia bahkan berhasil menjual tiket untuk 1 tahun kedepan hari ini. Strateginya simpel saja, menjual kursi2 kosong yang selalu ada dalam setiap kali penerbangan dgn harga miring sehingga dibicarakan orang. Saya yakin kalau Air Asia, menjual kenyamanan atau kualitas atau service, ga bakal menang deh !
Banyak lagi contoh2 yang lain, misal FruTang yang mencoba mengisi kekosongan minuman rasa jeruk dalam kemasan. Daripada saingan dengan air mineral, mendingan jual air jeruk. Tapi sekarang market FruTang lagi digerus sama Ale-Ale, produksi Wings, si Raja Peniru/Pengikut (ternyata meniru juga adalah suatu strategi yang efektif dan ampuh).
AC Sharp yang menjual AC ber-ion yang bisa membunuh flu burung ?? Jadi jual AC bukan lagi jual dingin !
LCD Samsung yang walaupun mungkin bukan the best qaulity LCD, berhasil menang dengan menjual design dan tentu strategi marketingnya yang menggoda emosi customer.
Anda tahu acara TV yg baru : MAMAMIA ?? Ini juga termasuk yg bikin standart baru, daripada bikin acara show model Indonesia Idol (misal KDI, AFI) dimana ud ga mgkn bisa menang lawan Indonesia Idol, mereka bikin MAMAMIA yang melibatkan anak perempuan dan mamanya. Dan nampaknya cukup berhasil. Masyarakat menganggapnya beda dan tidak dicompare dengan Indonesia Idol. Indonesia Idolpun pasti tidak merasa tersaingi, jadi MAMAMIA aman2 aja nampaknya.
So bagaimana dengan usaha Anda? Pusing mikirin kompetitor? Pusing perang harga melulu ? Pusing promosi melulu ? Set the New Rules !! Set the New Standard !! Bukan saja Anda bisa menghindari persaingan dengan pesaing yang jauh lebih besar, tetapi Anda sekaligus bisa jadi Raja di standard baru yang Anda buat.
So, start thinking, what is your new standard/rule ??
Daagg...
MMC
Thursday, June 21, 2007
ACER: Telat tapi Duluan? (by Damon)
Guys, barusan di KOMPAS ada iklan notebook Acer ASPIRE yang jelas-jelas menjual design, bukan inside features atau technical superiority.tagline iklannya bagus: 'Leave Ordinary Behind' Headlinenya juga mempertegas bahwa yg dijual adalah design. Kalau mau tau lebih lanjut, liat aja di kompas hari ini (Kamis).
Anyway, sebetulnya Acer seolah2 yang duluan keluar laptop dgn design menarik. Well, actually no.Pelopor komputer dengan design menarik adalah APPLE. G lupa tahun berapa, tapi dulu CEO Apple yg namanya Steve Jobs pernah sempat meninggalkan Apple dan kemudian beberapa tahun kemudian ketika Apple sudah HAMPIR BANGKRUT, Steve Jobs dipanggil kembali dan u know what helps them? i-Mac.
Im sure u guys sudah pernah dengar produk i-Mac yg terus berkembang sampai hari ini sudah jadi ragam produk sperti i-Pod.Knapa i-Mac bisa selamatkan mereka? Well, walaupun kejadian ini sudah lebih dari 10 tahun yang lalu, tapi Steve Jobs dengan jeli melihat bahwa kompetisi yang sudah terlalu tinggi di market komputer membutuhkan Fresh idea dalam Value Product. DESIGN menjadi featureutama dari i-Mac.
Kemudian operating system yg dikembangkan Apple juga berfokus pada DESIGN dan BOOM!!! meledak di pasaran. Banyak orang berpindah ke Macintosh dari PC CUMA KARENA DESIGN. Contoh: Toko buku dan cafe2 di seluruh dunia lebih prefer pakai macintosh karena selain fungsi, DIPAJANG nya juga bagus. Steve Jobs, verybrilliant!
Saking brilliantnya pemikiran ini, semua produk2 termasuk si pesaing KETAT: Microsoft Bill Gates mau ndak mau nyerah harus ikut-ikutan bikin Operating System yang juga mulai fokus ke DESIGN. Mulai dari XP dan sekarang VISTA yang jelas paling menonjol adalah TAMPILAN alias DESIGN INTERFACE.
Bukan cuma di dunia komputer, fokus pada DESIGN juga terjadi hampirdi semua product yg tadinya ndak peduli dengan tampang. Misal: TV,radio, casing cd, kursi, meja makan, tempat tidur, modem, telepon,dan masih ada jutaan produk lain yg sekarang sdh beralih ke DESIGN.
Bahkan produk CINA! So, more than 10 years later, hadirlah ACER yang seolah-olah 'hebat' mengeluarkan product dgn keunggulan utama di design. Ketinggalan? ndak juga. Duluan? Pasti ndak lah! Tapi yg pasti, Acer berhasil melihat peluang yg sudah telat tapi masih sangat sangat powerful.
Shortly, Acer is not very brilliant, but definitely not stupid. Dimulai dgn design PC nya yg berukuran kecil sekali (yg jelas niru product PC luar negeri) sampai sekarang dia udah merambah notebook dgn design outstanding.
Masih ingat tulisan g tentang Samsung PlasmaTV? well, Acer is going that way. Dan kita liat aja, APA REAKSI BRAND NOTEBOOK LAIN? Responsive? atau sok ndak peduli?
So guys, apa bisnis kalian? kalau sampai hari ini masih menganggap visual look, appearance, design, ndak penting buat bisnis u /product u, ya....tunggu aja waktunya dimana u bakal pikir 'Aduh, telat!'
Cheers'
Damon
RED Comm.
PS. 'First impression last forever'
Anyway, sebetulnya Acer seolah2 yang duluan keluar laptop dgn design menarik. Well, actually no.Pelopor komputer dengan design menarik adalah APPLE. G lupa tahun berapa, tapi dulu CEO Apple yg namanya Steve Jobs pernah sempat meninggalkan Apple dan kemudian beberapa tahun kemudian ketika Apple sudah HAMPIR BANGKRUT, Steve Jobs dipanggil kembali dan u know what helps them? i-Mac.
Im sure u guys sudah pernah dengar produk i-Mac yg terus berkembang sampai hari ini sudah jadi ragam produk sperti i-Pod.Knapa i-Mac bisa selamatkan mereka? Well, walaupun kejadian ini sudah lebih dari 10 tahun yang lalu, tapi Steve Jobs dengan jeli melihat bahwa kompetisi yang sudah terlalu tinggi di market komputer membutuhkan Fresh idea dalam Value Product. DESIGN menjadi featureutama dari i-Mac.
Kemudian operating system yg dikembangkan Apple juga berfokus pada DESIGN dan BOOM!!! meledak di pasaran. Banyak orang berpindah ke Macintosh dari PC CUMA KARENA DESIGN. Contoh: Toko buku dan cafe2 di seluruh dunia lebih prefer pakai macintosh karena selain fungsi, DIPAJANG nya juga bagus. Steve Jobs, verybrilliant!
Saking brilliantnya pemikiran ini, semua produk2 termasuk si pesaing KETAT: Microsoft Bill Gates mau ndak mau nyerah harus ikut-ikutan bikin Operating System yang juga mulai fokus ke DESIGN. Mulai dari XP dan sekarang VISTA yang jelas paling menonjol adalah TAMPILAN alias DESIGN INTERFACE.
Bukan cuma di dunia komputer, fokus pada DESIGN juga terjadi hampirdi semua product yg tadinya ndak peduli dengan tampang. Misal: TV,radio, casing cd, kursi, meja makan, tempat tidur, modem, telepon,dan masih ada jutaan produk lain yg sekarang sdh beralih ke DESIGN.
Bahkan produk CINA! So, more than 10 years later, hadirlah ACER yang seolah-olah 'hebat' mengeluarkan product dgn keunggulan utama di design. Ketinggalan? ndak juga. Duluan? Pasti ndak lah! Tapi yg pasti, Acer berhasil melihat peluang yg sudah telat tapi masih sangat sangat powerful.
Shortly, Acer is not very brilliant, but definitely not stupid. Dimulai dgn design PC nya yg berukuran kecil sekali (yg jelas niru product PC luar negeri) sampai sekarang dia udah merambah notebook dgn design outstanding.
Masih ingat tulisan g tentang Samsung PlasmaTV? well, Acer is going that way. Dan kita liat aja, APA REAKSI BRAND NOTEBOOK LAIN? Responsive? atau sok ndak peduli?
So guys, apa bisnis kalian? kalau sampai hari ini masih menganggap visual look, appearance, design, ndak penting buat bisnis u /product u, ya....tunggu aja waktunya dimana u bakal pikir 'Aduh, telat!'
Cheers'
Damon
RED Comm.
PS. 'First impression last forever'
Tuesday, June 19, 2007
How to Start Make Money ... Easily
Setiap orang pasti punya keinginan untuk punya penghasilan lebih,baik sebagai tambahan atau sebagai penghasilan utama.Solusinya kalau tidak berinvestasi ya mencari bisnis, apalagi bagiyang sudah bekerja, harus pintar2 mencari dan membagi waktu luanguntuk berbisnis.
Namun banyak orang yang kepengen, tetapi hingga sekarang tetap sajatidak mulai2 untuk buka usaha, umumnya kalau saya liat ada 4penyebab:
1. Tidak punya Modal
2. Standardnya ketinggian
3. Takut gagal
4. Bingung bisnis apa
Memang ada alasan lain, misal waktunya kurang, pengetahuan kurang,dll, tapi sepertinya yang dominan saya temukan itu ya 4 tadi. Yang sering didengar biasanya "Tidak punya Modal", jujur saja, kalau modal terus yang dipikiran, maaf2 mungkin tidak akan mulai-mulai,apalagi kalau gajinya cuman 1-2juta/bln.
Kalau solusi buat hal ini, biasanya ada 2, yang pertama pinjam. Tapi hati2, apalagi kalau Anda benar2 baru memulai usaha dan belum pengalaman, biasanya kemungkinan gagal cukup besar. So pinjamlah dalam skala yang masih terjangkau, dalam arti kalau ada apa2, Anda masih punya back up.Pinjam lebih baik ke saudara, teman atau rekan kerja, selain lebih mudah prosesnya, dan fleksibel anda bisa utarakan niat anda, sehingga kemungkinan pun tidak ada bunga.
Teman saya si Harry yang sekarang ada di China dan juga member MMC punya tips praktis, dia bilang soal modal gampanglah. Coba Anda pikir baik2, biasanya orang punya berapa banyak teman?? 50-100 atau lebih? Yang dekat ?? 10-20 orang ?? Ya begini saja, datangi teman2yang kenal dekat dan percaya sama kita, lalu kita bilang pinjam Rp1juta donk. Masak sich sebagai teman dekat, banyak nanya, ga mau kasih pinjam. Tentunya pasti kasih, jadi kalau sudah 10 org Andasudah punya 10juta dikantong, cash, tanpa bunga.
Tapi sekali lagi Anda harus punya reputasi bisa dipercaya! Selain itu tentunya semakin banyak teman, semakin banyak juga cash yang bisa Anda dapatkan.Percayalah, kalau Anda benar2 orang yg punya integritas, Anda bisa dptkan banyak pinjaman, apalagi kalau 1 orang bisa dan mau pinjam 5-10 juta atau bahkan lebih. Anda sudah punya modal kan?!
Cara ke-2 ya patungan, bisa sama2 keluar modal, Atau Anda hanya keluar ide dan yang lain keluar modal. Banyak orang yang modalnya tidur bingung untuk apa, so kalau Anda punya ide, coba datangi orang itu dan share ide Anda, selanjutnya tinggal bikin pembagian shareseperti apa. Sekarang Anda bisa mulai bisnis dengan modal orang lain :)
Yang ke-2 "Standarnya Ketinggian."
Nah yang ini juga sama. Sering ketemu kan orang ga mulai2 bisnis,gara2 dia mikirnya terlalu ruwet dan standardnya too high. Saya kalau mau bisnis harus punya mobil dulu, komputernya harus 5 unit, mesti buka di ruko pinggir jalan, saya harus punya mesin A dulu, tapi harganya mahal. Saya mesti buka di pusat bisnis , kalau di pinggiran sepi. harus punya mobil box dulu baru bisa jalan, dll.
Ya sukur2 kalau kesampean ya ga papa, masalahnya mau nunggu berapa lama kalau nunggu semua ready baru mulai.Coba lower your standard, start small, start dengan apa yang ada pada diri kita. Jangan liat yang tinggi2 mulu, bisa2 ga mulai2. Dalam mulai bisnis yang paling penting adalah Passion and Commitment. Tapi itu percuma kalau ga mulai2 :)
Yg ke-3 " Takut Gagal"
Nah yang ini nich yang selalu menghantui banyak orang, takut gagal. Utk urusan ini memang sudah ke masalah mental. Memang kalau mulai bisnis kemungkinan gagal itu besar, bohonglah kalau ada yg bilang tenang aja pasti berhasil, dll.Anda harus jujur pada diri Anda bhw kemungkinan gagal itu ada dan besar, tetapi jangan kuatir, resiko sebenarnya bisa dikendalikan asal Anda juga punya persiapan dan mau belajar dari orang lain.
Ada sebuah survey yang menyebutkan bahwa semua bisnis baru dalam 5tahun 80%-nya akan tutup. Dan sisanya yang 20% dalam 5 tahun ke-2 , 80%-nya juga akan mengalami tutup, tidak berkembang atau ganti usaha.Artinya kalau hari ini ada 1000 bisnis baru di th 2007, tahun 2012 hanya akan sisa 200 yang bertahan. Lalu di tahun 2017 sisa 40 yang benar survive and growing-nya bagus.Sisanya tutup, ganti usaha ataujalan di tempat.
Fakta ini bukan semakin menakutkan Anda, tetapi justru membuat Anda untuk lebih berani terima kenyataan dulu, biar nanti kalau Anda terjun tidak lagi shok kalau gagal dan membuat Anda mau coba lagi.Karena banyak sekali orang yg baru mulai usaha 1x, lalu tidak jalan dan kapok lalu tidak mau berbisnis lagi.
Tips lain khususnya buat yg masih kerja, jangan nekad2 berhenti kerja karena merasa mendapat kepercayaan yang tinggi utk 100% fulltime berbisnis. Apa salahnya Anda mulai bisnis justru saat Anda masih kerja, tp jangan mencuri waktu kerja Anda , itu tidak baik dan tidak benar.
Mulai bisnis saat Anda masih bekerja adalah salah satu tips yg bener2 bagus, maklum jangan harap duit cepet di bisnis, ada bisnisnya yang mungkin butuh 1 tahun baru bisa mulai profit. Sojangan emosional, mentang2 baru ikut seminar bisnis, langsung mutusin berhenti kerja karena terprovokasi :) ujungnya berhenti kerja, bisnis gagal, jadi nganggur :)
Yang terakhir " Bingung Bisnis Apa?"
Ini juga selalu yang ditanya2 dan dicari2 orang, makanya majalah2 bisnis laku keras.Tips saya cuman satu , rubah pertanyaan Anda , jangan tanya "mau bisnis apa?" tapi tanya "apa sich yang lagi dibutuhkan/diinginkan orang2 disekitar saya?"Itu pertanyaan yg powerful, akan merubah fokus Anda.
Kalau cuman nanya mau bisnis apa, sampai setahun juga mungkin Anda ga mulai2bisnis.Coba mulai pikir, kira2 teman2 Anda butuh apa? Orang2 di sekitar komplek rumah Anda butuh apa? di Perkantoran tempat saya kerja orangkepengen apa? dstnya. Dulu saya mulai cari duit sampingan justru dari pertanyaan itu.
Sewaktu kuliah banyak teman yang susah cari buku import dan mahal. Akhirnya saya tawarkan jasa fotokopi, lumayan walau cuman jadi makelar and mesti cape2 naik bis bawa fotokopian tebal2 tapi duitnya lumayan. Tapi fotokopian itu ilegal, haha, makanya saya tidak sarankan untuk Anda ikuti.
Waktu dulu sekolah banyak teman yang malas turun ke kantin karena istirahat cuman 15 menit and rame sekali lalu mesti turun tangga sampe 4 lantai, akhirnya saya suruh mama saya masak and saya bawa setiap hari 10-15 bungkus nasi goreng, nasi campur, dll. Laku juga :) saya masih ingat dulu cuman 2,500 atau 3,000 :)
Waktu teman2 saya lagi gandrung musik2 pop mandarin, saya jualin kaset2nya, laku juga:)
Ya start small aja, mata jeli liat kebutuhan, and yg penting mau action. Skill2 yg lain bisa dan mudah untuk dipelajari , yang penting Anda mulai dulu. Tapi ingat jangan membabi buta, kalkulasikan berapa resikonya.
Ada satu tips lagi, kalau Anda bisa mewujudkannya boleh dibilang Anda bisa tenang2 aja.Kalau Anda bisa bikin suatu bisnis dimana kalau bisnis itu mencapai 90% gagal, dan Anda tetap bisa untung, Anda boleh tenang.Misal kalau Anda berjualan barang/produk X, katakanlah Anda bawa 100pcs. Kalau yang kejual hanya 10pcs saja dan Anda sudah untung dan bisa cover semua modal(100pcs). SELAMAT ! Anda sudah punya satu keyakinan yang bisa membuat Anda semakin berani untuk menjalankan bisnis itu.
Masak sich ga kejual 10pcs, kalau Anda yakin berarti Go Ahead, Anda sudah tau risk dan potensinya dan kemungkinan besar You WIN !!
So, Bisnis Hanyalah Sebuah Permainan, Anda Hanya Perlu Tahu AturanMainnya, Tahu Bagaimana Cara Untuk Bisa Menang, dan Anda HarusIkutan Main Baru Bisa Menang.
Dagg.. semoga bermanfaat
franky
Namun banyak orang yang kepengen, tetapi hingga sekarang tetap sajatidak mulai2 untuk buka usaha, umumnya kalau saya liat ada 4penyebab:
1. Tidak punya Modal
2. Standardnya ketinggian
3. Takut gagal
4. Bingung bisnis apa
Memang ada alasan lain, misal waktunya kurang, pengetahuan kurang,dll, tapi sepertinya yang dominan saya temukan itu ya 4 tadi. Yang sering didengar biasanya "Tidak punya Modal", jujur saja, kalau modal terus yang dipikiran, maaf2 mungkin tidak akan mulai-mulai,apalagi kalau gajinya cuman 1-2juta/bln.
Kalau solusi buat hal ini, biasanya ada 2, yang pertama pinjam. Tapi hati2, apalagi kalau Anda benar2 baru memulai usaha dan belum pengalaman, biasanya kemungkinan gagal cukup besar. So pinjamlah dalam skala yang masih terjangkau, dalam arti kalau ada apa2, Anda masih punya back up.Pinjam lebih baik ke saudara, teman atau rekan kerja, selain lebih mudah prosesnya, dan fleksibel anda bisa utarakan niat anda, sehingga kemungkinan pun tidak ada bunga.
Teman saya si Harry yang sekarang ada di China dan juga member MMC punya tips praktis, dia bilang soal modal gampanglah. Coba Anda pikir baik2, biasanya orang punya berapa banyak teman?? 50-100 atau lebih? Yang dekat ?? 10-20 orang ?? Ya begini saja, datangi teman2yang kenal dekat dan percaya sama kita, lalu kita bilang pinjam Rp1juta donk. Masak sich sebagai teman dekat, banyak nanya, ga mau kasih pinjam. Tentunya pasti kasih, jadi kalau sudah 10 org Andasudah punya 10juta dikantong, cash, tanpa bunga.
Tapi sekali lagi Anda harus punya reputasi bisa dipercaya! Selain itu tentunya semakin banyak teman, semakin banyak juga cash yang bisa Anda dapatkan.Percayalah, kalau Anda benar2 orang yg punya integritas, Anda bisa dptkan banyak pinjaman, apalagi kalau 1 orang bisa dan mau pinjam 5-10 juta atau bahkan lebih. Anda sudah punya modal kan?!
Cara ke-2 ya patungan, bisa sama2 keluar modal, Atau Anda hanya keluar ide dan yang lain keluar modal. Banyak orang yang modalnya tidur bingung untuk apa, so kalau Anda punya ide, coba datangi orang itu dan share ide Anda, selanjutnya tinggal bikin pembagian shareseperti apa. Sekarang Anda bisa mulai bisnis dengan modal orang lain :)
Yang ke-2 "Standarnya Ketinggian."
Nah yang ini juga sama. Sering ketemu kan orang ga mulai2 bisnis,gara2 dia mikirnya terlalu ruwet dan standardnya too high. Saya kalau mau bisnis harus punya mobil dulu, komputernya harus 5 unit, mesti buka di ruko pinggir jalan, saya harus punya mesin A dulu, tapi harganya mahal. Saya mesti buka di pusat bisnis , kalau di pinggiran sepi. harus punya mobil box dulu baru bisa jalan, dll.
Ya sukur2 kalau kesampean ya ga papa, masalahnya mau nunggu berapa lama kalau nunggu semua ready baru mulai.Coba lower your standard, start small, start dengan apa yang ada pada diri kita. Jangan liat yang tinggi2 mulu, bisa2 ga mulai2. Dalam mulai bisnis yang paling penting adalah Passion and Commitment. Tapi itu percuma kalau ga mulai2 :)
Yg ke-3 " Takut Gagal"
Nah yang ini nich yang selalu menghantui banyak orang, takut gagal. Utk urusan ini memang sudah ke masalah mental. Memang kalau mulai bisnis kemungkinan gagal itu besar, bohonglah kalau ada yg bilang tenang aja pasti berhasil, dll.Anda harus jujur pada diri Anda bhw kemungkinan gagal itu ada dan besar, tetapi jangan kuatir, resiko sebenarnya bisa dikendalikan asal Anda juga punya persiapan dan mau belajar dari orang lain.
Ada sebuah survey yang menyebutkan bahwa semua bisnis baru dalam 5tahun 80%-nya akan tutup. Dan sisanya yang 20% dalam 5 tahun ke-2 , 80%-nya juga akan mengalami tutup, tidak berkembang atau ganti usaha.Artinya kalau hari ini ada 1000 bisnis baru di th 2007, tahun 2012 hanya akan sisa 200 yang bertahan. Lalu di tahun 2017 sisa 40 yang benar survive and growing-nya bagus.Sisanya tutup, ganti usaha ataujalan di tempat.
Fakta ini bukan semakin menakutkan Anda, tetapi justru membuat Anda untuk lebih berani terima kenyataan dulu, biar nanti kalau Anda terjun tidak lagi shok kalau gagal dan membuat Anda mau coba lagi.Karena banyak sekali orang yg baru mulai usaha 1x, lalu tidak jalan dan kapok lalu tidak mau berbisnis lagi.
Tips lain khususnya buat yg masih kerja, jangan nekad2 berhenti kerja karena merasa mendapat kepercayaan yang tinggi utk 100% fulltime berbisnis. Apa salahnya Anda mulai bisnis justru saat Anda masih kerja, tp jangan mencuri waktu kerja Anda , itu tidak baik dan tidak benar.
Mulai bisnis saat Anda masih bekerja adalah salah satu tips yg bener2 bagus, maklum jangan harap duit cepet di bisnis, ada bisnisnya yang mungkin butuh 1 tahun baru bisa mulai profit. Sojangan emosional, mentang2 baru ikut seminar bisnis, langsung mutusin berhenti kerja karena terprovokasi :) ujungnya berhenti kerja, bisnis gagal, jadi nganggur :)
Yang terakhir " Bingung Bisnis Apa?"
Ini juga selalu yang ditanya2 dan dicari2 orang, makanya majalah2 bisnis laku keras.Tips saya cuman satu , rubah pertanyaan Anda , jangan tanya "mau bisnis apa?" tapi tanya "apa sich yang lagi dibutuhkan/diinginkan orang2 disekitar saya?"Itu pertanyaan yg powerful, akan merubah fokus Anda.
Kalau cuman nanya mau bisnis apa, sampai setahun juga mungkin Anda ga mulai2bisnis.Coba mulai pikir, kira2 teman2 Anda butuh apa? Orang2 di sekitar komplek rumah Anda butuh apa? di Perkantoran tempat saya kerja orangkepengen apa? dstnya. Dulu saya mulai cari duit sampingan justru dari pertanyaan itu.
Sewaktu kuliah banyak teman yang susah cari buku import dan mahal. Akhirnya saya tawarkan jasa fotokopi, lumayan walau cuman jadi makelar and mesti cape2 naik bis bawa fotokopian tebal2 tapi duitnya lumayan. Tapi fotokopian itu ilegal, haha, makanya saya tidak sarankan untuk Anda ikuti.
Waktu dulu sekolah banyak teman yang malas turun ke kantin karena istirahat cuman 15 menit and rame sekali lalu mesti turun tangga sampe 4 lantai, akhirnya saya suruh mama saya masak and saya bawa setiap hari 10-15 bungkus nasi goreng, nasi campur, dll. Laku juga :) saya masih ingat dulu cuman 2,500 atau 3,000 :)
Waktu teman2 saya lagi gandrung musik2 pop mandarin, saya jualin kaset2nya, laku juga:)
Ya start small aja, mata jeli liat kebutuhan, and yg penting mau action. Skill2 yg lain bisa dan mudah untuk dipelajari , yang penting Anda mulai dulu. Tapi ingat jangan membabi buta, kalkulasikan berapa resikonya.
Ada satu tips lagi, kalau Anda bisa mewujudkannya boleh dibilang Anda bisa tenang2 aja.Kalau Anda bisa bikin suatu bisnis dimana kalau bisnis itu mencapai 90% gagal, dan Anda tetap bisa untung, Anda boleh tenang.Misal kalau Anda berjualan barang/produk X, katakanlah Anda bawa 100pcs. Kalau yang kejual hanya 10pcs saja dan Anda sudah untung dan bisa cover semua modal(100pcs). SELAMAT ! Anda sudah punya satu keyakinan yang bisa membuat Anda semakin berani untuk menjalankan bisnis itu.
Masak sich ga kejual 10pcs, kalau Anda yakin berarti Go Ahead, Anda sudah tau risk dan potensinya dan kemungkinan besar You WIN !!
So, Bisnis Hanyalah Sebuah Permainan, Anda Hanya Perlu Tahu AturanMainnya, Tahu Bagaimana Cara Untuk Bisa Menang, dan Anda HarusIkutan Main Baru Bisa Menang.
Dagg.. semoga bermanfaat
franky
Saturday, June 16, 2007
Ikan Jenis Apa Anda ??

Saya teringat dengan perkataan Billi Lim kurang lebih 3 tahun yang lalu. Waktu itu ketika sedang membahas mengenai persaingan bisnis dan trend bisnis di masa yang akan datang, Mr. Billi mengatakan dengan memperumpamakan bisnis dengan ikan :
Dahulu ikan-ikan BESAR memakan ikan-ikan KECIL, kemudian seiring dengan perubahan jaman, ikan-ikan yang CEPAT-lah yang memakan ikan-ikan LAMBAN, jadi ukuran ikan tidak lagi menjadi patokan.
Sekarang.... Ikan yang BERBEDA memakan semua ikan !!
Tidak peduli apakah ikannya besar atau kecil, ikannya cepat atau lambat, namun bila ikan itu berbeda dengan yang lain, maka ia akan memakan semua ikan.
Apakah Anda terinspirasi dengan perumpamaan ikan ini?? Saya jelas !
Yang pasti kalau diamati sekarang, 3 tahun dari sejak saya mendengar ucapannya Mr. Billi itu, saya melihat dengan jelas bahwa bisnis2 yang berbeda dengan yang lain berhasil meraih persaingan dan pangsa pasar, tidak peduli apakah bisnis tsb baru atau lama, besar atau kecil, namun bila dia bisa menawarkan sesuatu yang berbeda, dia bisa menang.
Sekarang saya sedang mikir2, kira2 di masa yang akan datang ikan seperti apa yang akan memakan ikan2 yang lain???Any idea??So kalau menurut Anda sendiri, ikan jenis apa Anda?? Yang sama saja dengan ikan2 yang lain?? Hati2, jangan sampai termakan oleh ikan yang berbeda.
Daggg...
Subscribe to:
Posts (Atom)
